10 Maret 2022 - 15:23
Buku "Maarif Al-Qur'an" Karya Ayatullah Misbah Yazdi Diterbitkan dalam Bahasa Indonesia

Bekerjasama dengan Divisi Penerbitan Lembaga Internasional Ahlulbait as, telah diterbitkan buku Ma'arif Qur'an karya Almarhum Ayatullah Taqi Misbah Yazdi dalam terjemahan bahasa Indonesia di Indonesia.

Menurut Kantor Berita ABNA, bekerjasama dengan Divisi Penerbitan Lembaga Internasional Ahlulbait as, telah diterbitkan buku Ma'arif Qur'an karya Almarhum Ayatullah Taqi Misbah Yazdi dalam terjemahan bahasa Indonesia di Indonesia. 

Dalam buku ini, penulis berusaha memperkenalkan sejumlah prinsip dan furu' dari akidah Islam dalam perspektif Al-Qur'an. Isu-isu teologi kontemporer juga berada dalam sorotan buku ini yang dianalisa melalui lensa wahyu.

Ayatullah Misbah, saat memeriksa setiap mata pelajaran, telah mengandalkan beberapa ayat Al-Qur'an dan riwayat dari Ahlulbait as dan telah mencoba untuk menjawab dna menanggapi beberapas tafsiran yang menyimpang dari ajaran Al-Qur'an. Metode penggunaan Al-Qur'an, jenis teologi, makna dan kuorum tauhid dan dalil-dalilnya, pengetahuan tentang esensi Tuhan, tindakan ilahi, hubungan antara kehendak bebas manusia dan ciptaan Sang Pencipta, prinsip kausalitas, hubungan antara kausalitas dan mukjizat, hubungan antara kekuatan dan kehendak, sistem yang baik, sia-sia Dalam Al-Qur'an, tujuan penciptaan dan penghakiman dan takdir adalah judul dari beberapa topik yang dibahas dalam muatan buku ini.

Buku yang sarat dengan ilmu ini diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia oleh Endang Zulaicha Susilawati dalam 286 halaman. Buku dengan judul versi Indonesia "Pengetahuan Al-Qur'an, Wawasan dan Kandungan Kitab Suci Terakhir" ini diterbitkan oleh Lembaga Internasional Ahlulbait as bekerja sama dengan Jakarta Islamic Center di Indonesia. 

Ayatullah Taqi Misbah Yazdi adalah seorang mujtahid, filsuf, mufassir al-Quran, dan seorang guru besar Hauzah Ilmiah Qom Republik Islam Iran. Ia tutup usia pada Jumat (1/1/2021) sore setelah sebelumnya menjalani perawatan di rumah sakit sekitar satu bulan karena gangguan kesehatan.

Selama hidupnya, ulama besar ini memimpin Yayasan Pendidikan dan Penelitian Imam Khomeini ra, dan menjabat anggota Dewan Ahli Kepemimpinan, anggota Dewan Tinggi Revolusi Budaya, anggota Asosiasi Jamiah Mudarrisin Hauzah Ilmiah Qom, dan ketua Dewan Tinggi Lembaga Internasional Ahlul Bait.

Karya-karya Ayatullah Misbah Yazdi mencakup berbagai bidang seperti tafsir al-Quran, filsafat, teologi, dan etika serta pemikiran politik Islam, dan sejumlah karya telah diterbitkan dalam bahasa Indonesia.